Rabu, 10 September 2014

Bahasa Jawa fenomenal



Budaya yang kaya ?
Budaya jawa menurut penelitian dan pemikiran saya adalah budaya yang paling komplit dan tertua, hal ini dapat kita amati melalui kacamata bahasa jawa yang mana menunjukkan kedewasaan, komplet dan fasih dalam menyebutkan benda istilah dan berbagai macam pembedaan yang ada, sehingga bahasa jawa tidak perlu penafsiran kata, lain halnya dengan bahasa indonesia, bahasa inggris dan bahasa arab, contoh : penyebutan nasi dan padi dan hasilnya pada bahasa indonesia, inggris rice, arab alrice namun berbeda bahasa jawa mampu menterjemahkan, liwet, karak, pari, gabah, leri, tajin, dan banyak lagi. Contoh lain mengenai Bau tidak enak, jawa : ada pesing, badek, batang, bosok, bacin, tengik dan masih banyak lagi.
Itulah letak kejelasan dalam menterjemahkan setiap apa yang di terima indera orang jawa dan bahasa jawa mampu menterjemahkan apa yang di terima indera dengan jelas, gambang tanpa menambahkan kata yang banyak.
Oleh karenanya bangsa indonesia patutlah melestarikan dan bangga akan bahasa dan budaya jawa, saya sangat mendukung berkembangnya bahasa dan budaya jawa masuk ke relung jiwa dan bisa di terapkan dalam keseharian kita.
[ muhammad syaifudin zuhri ]

Kamis, 21 Agustus 2014

HIKMAH GUGATAN PILPRES UNTUK RAKYAT DAN KPU

HIKMAH GUGATAN PILPRES UNTUK RAKYAT DAN KPU

Suasana Pilpres 2014 sangatlah bombastis, dikarenakan hanya di ikuti oleh 2 calon pasangan Presiden dan Wakil Presiden. dan hasilnya begeti ketat.
Namun sangat disayangkan KPU dalam hal ini ada beberapa petugasnya yang dinilai tidak netral dan terlihat KPU sangat tidak mempedulikan himbauan dari BAWASLU, disini terlihat BAWASLU hanya pemanis dan pelengkap saja dalam Pilpres dan kegiatan lainnya yang berkaitan dengan Pemilihan.
Dan akhirnya saya hanya bisa berucap, Semoga Indonesia ini lebih baik, dan tidak sembarangan ambil keputusan karena perjalanan indonesia masih panjang.
...:::  BECIK KETITIK OLO KETORO :::...

Selasa, 20 Mei 2014

Pendidikan dan Definisinya oleh Chiasa Group

Pendidikan Formal : Merupakan pendidikan yang diperoleh dibangku sekolah dengan tenaga pendidik yang sudah ditunjuk oleh pihak sekolah maupun pemerintah,sekaligus pengakuan atau surat keputusan yang dikeluarkan oleh Departemen Pendidikan Nasional Adanya kurikulum untuk menunjang proses belajar mengajar yang memadai.

Pendidikan Informal : Pendidikan yang diperoleh diluar bangku sekolah,dengan peraturan yang tidak begitu mengikat. Pelajaran yang diberikan biasanya merupakan pelajaran penunjang bagi siswa didik.

Pendidikan Anak : Merupakan pendidikan yang diberikan untuk anak-anak dimana mereka masih berumur 14 tahun kebawah.

Pendidikan remaja : Pendidikan untuk para siswa didik dengan usia remaja, dengan usia antara 14-23 tahun. Namun yang patut diperhatikan adalah keadaan mental dan perkembangan jiwa yang tidak sam, memungkinkan batasan usia tidaklah begitu akurat.

Pendidikan Dewasa : Pendidikan yang mencakup usia diatas 23 tahun, selama yang bersangkutan masih dapat menerima suatu pelajaran atau masukan.

Jumat, 16 Mei 2014

Makna Ulang Tahun dan Hakekat Hidup


happy birthday11 (3)Tidak Terasa Umur Kita Semakin bertambah, Sedikit menoleh kebelakang banyak hal-hal yang kurang manfaat kita perbuat, menghabiskan waktu dan pikiran percuma. Huuuh ingat akan Hakekat Hidup Manusia menangis hati karenanya. Selamat Berulang Tahun Bagi Kamu yang lahir di Hari ini.

Rabu, 06 Februari 2013

Buku Filsafat Jawa

KUMPULAN BUKU KEJAWEN
        - Serat Wulangreh
        - Serat Wedhatama
        - Jagad Cilik Jagad Gede

Pitutur Luhur

Supaya kehidupan berjalan baik, para pinisepuh telah mewariskan pitutur luhur – petuah luhur supaya kita semua tetap berpegang kepada paugeraning urip – tata cara kehidupan luhur, yang secara tradisi selalu dilaksanakan dan dihormati seluruh warga dengan sadar dan mantap

Petuah dan ajaran warisan leluhur Jawa/Nusantara sengaja disebar kemana-mana, tidak berupa sebuah buku tuntunan. Ini dimaksudkan oleh para pinisepuh, supaya anak cucu termasuk penulis dan anda semua mengerti, bahwa belajar dan mencari ilmu itu perlu usaha yang tekun.

Tidak jemu-jemunya para pinisepuh menebarkan ajaran luhur lewat sloka-sloka, tembang-tembang, babad, cerita tutur, peribahasa dll, supaya anak keturunan dimanapun dan kapanpun selalu ingat untuk menjaga perilaku yang baik dan patut, selalu percaya diri, berpegang teguh kepada Budi Pekerti, tatakrama dan tata susila, tidak sombong, sopan dan bersikap rendah hati – andap asor.

Piweling/ ajaran yang utama adalah : Tansah eling marang Pangeran – Selalu ingat kepada Tuhan, sebab Gusti ora sare – karena Tuhan tidak tidur, artinya : mengetahui segalanya.